Liputan6.com, Jakarta – Kehadiran mobil listrik AION UT di pasar otomotif nasional disambut hangat oleh konsumen Tanah Air. Sejak pertama kali diperkenalkan, kendaraan ramah lingkungan asal Tiongkok ini sudah mengantongi lebih dari 2.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Menariknya, sebanyak 85 persen dari pemesan memilih varian tertinggi, yakni AION UT Premium, yang menawarkan fitur lebih lengkap dan jarak tempuh lebih jauh.

“Pemesanan Premium lebih dari 85 persen karena fiturnya lebih lengkap, ada panoramic roof. Mungkin orang seleranya untuk menunjang lifestyle-nya lebih bagus. Jarak tempuhnya juga, 500 kilometer soalnya,” terang Chief Executive Officer GAC Indonesia Andry Ciu di sela-sela Media Test Drive AION UT di Jakarta, Kamis (18/9/2025) malam.

Andry mengungkapkan, sebagian besar pemesan AION UT berasal dari wilayah Jabodetabek serta sejumlah kota besar di Pulau Jawa. Sementara pengiriman unit ke konsumen akan dilakukan secara bertahap mulai akhir Oktober 2025.

“Untuk delivery masih sesuai rencana, akhir bulan Oktober kami mulai pengiriman,” katanya.

Proses distribusi mobil listrik ini akan dilakukan bertahap sesuai kapasitas produksi. Targetnya, volume pengiriman akan meningkat pada November.

“Tidak semuanya langsung, tapi akan bertahap. Volume kan enggak bisa terlalu banyak. Tapi nanti kami tingkatkan terus sampai bulan depan,” jelas Andry.

Disebutkan, seluruh unit AION UT yang akan dikirim ke konsumen merupakan hasil perakitan lokal dari fasilitas pabrik di Cikampek, Jawa Barat.

“Enggak ada produksi CBU lagi. Semua AION yang ada sekarang sudah rakitan dari Cikampek,” tegas Andry.

Langkah ini sekaligus menandai komitmen AION dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional serta mendongkrak kandungan lokal dalam setiap unit yang dipasarkan.

Sekadar informasi, AION UT hadir sebagai hatchback elektrik dengan dimensi yang tergolong kompak: panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.575 mm, serta wheelbase 2.750 mm. Meski mungil di luar, bagian kabinnya tetap lapang untuk penumpang dewasa.

Kapasitas bagasi juga cukup memadai, yakni 440 liter, dan bisa diperluas menjadi 1.600 liter dengan melipat kursi baris kedua.

Kelengkapan Lainnya
Interior AION UT dilengkapi dengan head unit layar sentuh berukuran 14,6 inci yang terintegrasi dengan berbagai fungsi kendaraan, mulai dari pengaturan AC hingga jendela.

Mobil ini ditawarkan dalam dua varian performa, yaitu motor listrik 100 kW dan 150 kW, masing-masing dengan torsi 210 Nm.

Daya tahannya pun mengesankan, dengan varian standard memiliki jarak tempuh hingga 400 km dan varian premium hingga 500 km (berdasarkan siklus NEDC).

Untuk pengisian daya, AION UT sudah mendukung CCS2 fast charging yang memungkinkan pengisian dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 24 menit.

Fitur keselamatan dan kenyamanan juga terbilang lengkap. Mobil ini dilengkapi dengan sistem ADAS Level 2, enam airbag, panoramic roof (varian Premium), ventilated seat, wireless charging 500 W, voice command berbahasa Indonesia, serta sistem audio 5 speaker ADiGO.

AION UT dipasarkan di Indonesia dengan harga yang cukup kompetitif di segmen EV:

AION UT Standard (jarak tempuh 400 km): Rp325 juta
AION UT Premium (jarak tempuh 500 km): Rp365 juta.
Dengan harga tersebut, AION UT menjadi penantang serius bagi sejumlah kompetitor di segmen hatchback listrik, seperti Wuling Cloud EV dan BYD Dolphin.